Nelayan Lhokseumawe Rasakan Manfaat Penuh JKN, Dirawat Tanpa Biaya di RS PMI
LHOKSEUMAWE – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan jaminan perlindungan kesehatan yang luas dan mudah diakses oleh seluruh Masyarakat.
Hal itu dirasakan langsung Yuddin Yusuf (47) yang berprofesi sebagai seorang nelayan asal Desa Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Yuddin Yusuf yang sedang menjalani rawat inap selama tiga hari di Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Lhokseumawe tanpa mengeluarkan biaya tambahan sedikitpun. Menderita Deman Tifoid atau Tifus, ia merasakan manfaat layanan JKN yang lancar dan tanpa diskriminasi, serta mudah diakses kapanpun saat diperlukan.
Yuddin Yusuf menyampaikan bahwa pelayanan yang ia terima sebagai peserta BPJS Kesehatan sangat baik. Seluruh petugas kesehatan, mulai dari pemberian rujukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempatnya terdaftar hingga di rumah sakit, membantu dan mengarahkan dengan baik.
"Saya pribadi tidak merasakan adanya hal-hal yang harus saya komplain. Kebutuhan saya saat harus menjalani perawatan semua terpenuhi dan ditanggung penuh dengan Program JKN. Menurut saya, penting bagi para pasien untuk mendapatkan kenyamanan di rumah sakit. Informasi yang beredar bahwa pelayanan untuk pasien peserta BPJS buruk ternyata tidak terbukti benar,” ujar Yuddin Yusuf saat dijumpai Tim Jamkesnews pada Jumat (15/08/2025).
Dengan kondisi ekonomi yang tergolong sederhana, Yuddin Yusuf merasa sangat perlu memiliki jaminan kesehatan. Dengan Program JKN, Yuddin Yusuf dapat menjalankan kesehariannya dengan lebih mudah dan tenang tanpa perlu khawatir merogoh kantong untuk melakukan pengobatan, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit yang memerlukan penanganan lebih seperti rujukan lanjutan.
Bukan hanya itu, Yuddin Yusuf justru akan merasa kebingungan jika tidak memiliki jaminan kesehatan seperti Program JKN. Walaupun dirinya tidak ingin sakit, memiliki jaminan kesehatan seperti sedia payung sebelum hujan.
“Tidak ada yang membedakan saya dengan pasien lainnya yang melakukan administrasi dengan biaya pribadi maupun asuransi lainnya di rumah sakit. Pelayanan yang didapatkan sama rata. Setiap kebutuhan pasien juga terpenuhi. Keluhan yang saya berikan terkait penyakit yang saya alami ini ditangani dengan baik, dokter yang menangani saya juga bekerja secara profesional," tambahnya.
Ia menuturkan bahwa dirinya tidak merasa takut mengikuti alur pelayanan kesehatan di puskesmas ketika keluarganya memerlukan pelayanan kesehatan, karena sudah yakin pelayanan BPJS Kesehatan aman dan seluruh biayanya ditanggung penuh. Berdasarkan pengalamannya, ia tidak pernah ragu menjalani pengobatan apa pun dengan BPJS Kesehatan.
Yuddin Yusuf memberikan pesan kepada masyarakat yang belum menjadi peserta aktif Program JKN untuk segera mengurus keaktifan kepesertaannya karena manfaat dan fasilitas yang disediakan dalam program pemerintah ini benar-benar menguntungkan. Jika sudah memiliki jaminan kesehatan seperti Program JKN, kekhawatiran akan biaya berobat bisa berkurang.
Yuddin Yusuf juga turut menyampaikan harapannya kepada masyarakat lain untuk bisa mendapatkan manfaat yang sama seperti yang ia dapatkan saat membutuhkan pelayanan kesehatan.
“Untuk semua masyarakat yang belum menjadi peserta JKN agar segera urus kepesertaannya. Karena kita tidak pernah tahu kapan kita memerlukan pelayanan kesehatan, entah itu hanya rawat jalan atau harus rawat inap. Ditambah lagi, semua pengurusan administrasi BPJS ini sudah dilakukan secara digital melalui Aplikasi Mobile JKN. Dengan menjadi peserta JKN, saya merasakan sendiri tidak ada kekhawatiran lagi soal biaya yang harus saya keluarkan jika memerlukan pelayanan kesehatan. Ini sangat melegakan sekali untuk saya dan keluarga." Tutupnya.[]





Posting Komentar